Aside

Surat dari orang tua/wali murid

23 Dec

Surabaya, 21 Desember 2012

Kepada

Yth : Bpk Yudin

Ketua komite SMPN 13

Surabaya

Dengan Hormat

Assalamualaikum war.wab

Meninjak lanjuti pertemuan tadi pagi di Aula SMPN 13 Surabaya, mengenai komite sekolah,kami sebagai wali murid kelas 7 D , sangat senang dan banyak terimakasih, karena dengan adanya wadah/organisasi yang sudah diakui secara nasional ini sangat saya harapkan,dan sangat membantu untuk menyalurkan aspirasi wali murid terhadap sekolah. Dalam hal ini kami ingin menyampaikan beberapa hal yang menurut kami sangat penting :

1.  Surat edaran dari sekolah kepada wali murid, apabila setiap ada kegiatan yang sifatnya khusus / umum   ( di luar jam sekolah) karena itu sangat penting dan bisa dijadikan alasan yang tidak bertanggung jawab oleh murid apabila tidak ada surat edaran resmi dari sekolah. Dan bagi wali murid surat edaran tersebut sangat penting untuk lebih yakin dan percaya apakah  itu betul-betul acara/kegiatan sekolah? apa tidak. Seperti contoh acara Kampung Inggris untuk besok, terus terang pak kami sangat tertarik untuk mendaftarkan anak kami, tapi karena edaran resmi yang tertulis dari pihak sekolah tidak ada, kami tidak tahu jelas programnya dan target yang akan dicapai. Sehingga kami juga kurang respon untuk mengikuti kegiatan tersebut.

2.  Mengenai kedisplinan murid dalam waktu belajar,dalam hal ini mengenai ulangan harian,….anak kami mengeluh pak tentang kerpek an yang dilakukan semua siswa pada waktu ulanggan harian,anak kami tidak suka dengan kerpek an,karena selama di SD ,tidak pernah melakukan hal itu,setelah di SMP kaget dan dia sangat benci dengan tingkah laku seperti itu,tapi teman2 nya semua ngerpek tanpa diketahui gurunya,dan dia mau lapor sama gurunya tidak punya keberanian karena takut dibenci, sehingga hasil nilai temannya semua bagus,sementara anak kami hasil murni,dan itu membuat semangat anak saya down bahkan pernah kepingin pindah lagi kesekolah asalnya di swasta, untuk itu tolong sampaikan aspiarsi kami pak, agar semua guru di SMPN 13 membuang jauh-jauh budaya kerpekan yang sifat sangat merugikan siswa dan itu sangat pengaruh dengan citra sekolah ,karena dapat nilai tinggi tapi tidak ngerti  apa2. Dan perlu diketahui guru yang menjaga ulangan sangat tidak tahu apa yang telah dilakukan muridnya di belakang, itu sangat merugikan pak. Apakah ini memang salah satu prinsip guru negeri membiarkan anaknya untuk berkreasi sendiri untuk mendapat nilai bagus biar wali kelasnya juga mendapat nilai jempol? kalau tidak tolong tunjukkan kerjasamanya supaya semua bisa mendapat hasil yang sempurna.

3.  Apabila ada suatu kegiatan janganlah murid disuruh mencari kelompok sendiri, karena itu kurang efektif,bagi mereka yang tidak suka dengan temannya, maka teman tersebut tidak dipilih dalam kelompoknya itu membuat sisawa minder pak, sebaiknya wali kelaslah yang memilih.

Untuk sementara hanya ini yang dapat kami sampaikan, terimakasih atas kerjasamanya dan mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan.

Hormat Kami,

Orang tua murid kelas VII D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: